Enam Hari Belum Normal, Plt Direktur RSUD Jeneponto Diduga Gagal

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO,- Sebelumnya, Sekertaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Dr.dr, Syafruddin Nurdin mengungkapkan ke publik, terdapat tiga item Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg. Pasewang Kabupaten yang perlu diperbaiki.

Poin pertama tutur Sekda, yaitu. Kepercayaan pihak rekanan, kepercayaan para pegawai RS dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit itu sendiri.

"Ke tiga poin ini, adalah penyakit rumah sakit yang perlu kita perbaiki," Demikian Sekda saat menggelar konfrensi PERS didamping Plt. drg, Bustamin yang bertempat di Cafe 88 baru-baru ini.

Ditempat yang sama, drg. Bustamin berjanji akan normalkan RS tersebut selama 6 hari kedapan.

"Kita akan upayakan normal minggu ini. Bahkan tidak menutup kemungkinan tiga hari ini (Rabu) akan pulih," kata dia sesaat lalu.

drg. Bustamin juga berjanji akan berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap RS itu sendiri, memperbaiki manajemen serta pelayanan pasien.

"Kami akan memperbaiki manejemen, pelayanan pasien dan kita akan siapkan pasca kekosongan obat-obatan serta alat kesehatan lainnya. Termasuk rekanan kita juga akan kumpulkan," terangnya.

Sementara itu, Humas RSUD Jeneponto Fajrin Amin mengatakan, sampai saat ini RS belum normal, sama seperti minggu-minggu sebelumnya.

"Kita tetap melayani pasein yang sifatnya emergensi. Kita tetap lakukan pelayanan, namun pasien belum bisa dirwat inap,"ucap Fajrin kepada Indonesiasatu.co.id, Minggu (18/5/2019).

Alasannya kata dia, Dokter specialis tidak mau masuk kalau ketersedian obat tidak sampai tiga bulan habis.

"Intinya dokter specialis mau masuk ketika persedian obat minimal tiga bulan persediaan,"ungkapnya.

Fajrin mengaku, dokter tidak berani melayani pasien jika persedian obat tidak teredia selama tiga bulan, itu kata dokter specialis, dr Ronald, beber Fajrin.

Terpantau Indonesiasatu.co.id, sejak pasca pencopotan Dirktur lama, dr. Iswan Sanabi dan Bendahara. RSUD Jeneponto masih tampak sepi, yang ada hanya beberapa perawat dan tiga orang pasien dirawat di ruang observasi non bedah.

 

Editor : Samsir
  • Whatsapp

Index Berita